Sejumlah Pejabat Akan Dihadirkan Pada Sidang Suap Rektor Unila

Terkini.id, Bandarlampung — Perkembangan kasus suap yang melibatkan Rektor Unila Prof. Karomani dan Kadis Pendidikan Lampung Sulpakar — kini ditangani oleh KPK RI — semakin mendapat perhatian publik.

Pasalnya, akan ada pemanggilan sejumlah pejabat, politisi, dan bahkan pengusaha terkenal yang namanya masuk daftar dakwaan persidangan .

“Nama-nama dalam dakwaan sidang pasti kami hadirkan. Yang jelas yang ada nama di surat dakwaan berpotensi jadi saksi, karena kita akan membuktikan apa yang kita bacakan dalam dakwaan,” ujar Jaksa Penuntut Umum KPK Afrisal, Rabu, 11 Januari 2023.

Baca Juga: Kadis Pendidikan Lampung Sulpakar Didesak Mundur, Diduga Terlibat Calo Tes...

Kapan sidang pembuktian dengan agenda mendengarkan saksi-saksi tersebut? Jaksa Penuntut Umum Afrisal menyebut,  akan dimulai Selasa (17/1) pekan depan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang

Sementara, pada sidang yang digelar Selasa (10 Januari 2023), sejumlah bupati, kepala dinas, dan pengusaha masuk dalam daftar masuk dipusaran menyuap  Rektor Unila Karomani. Salah satunya adalah, Pj Bupati Mesuji Sulpakar, Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo, dan pengusaha Tomas Rizka. Total duitnya mencapai miliaran.

Sulpakar, Kadis Pendidikan Lampung misalnya, terungkap pernah menyetorkan uang suap kepada rektor selama tiga kali, sebanyak  Rp1,1 miliar — diberikan selama tiga tahun sejak 2020 hingga 2022. 

Kemudian, ada nama Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo, di tahun 2021 menyetor Rp60 juta, Ketua Dewan Pendidikan Lampung Tengah, Mahfud Santoso Rp650 juta, Ketua MUI Lampung Mukri Rp400 juta dan Anggota DPR RI Fraksi PKB Ariyanto Munawar Rp100 juta.

Jika ditotal, jumlah uang yang diterima pihak Unila sebabagai uang sogok masuk fakultas kedokteran Unila mencapai Rp6,9 miliar.

Berikut daftar nama pemberi dan besaran uang yang masuk ke Prof. Karomani:

1. Tahun 2020 Rp1,65 miliar dan 10.000 Dolar Singapura:
a. Penerimaan dengan nilai Rp200 juta
b. Penerimaan dari Sulpakar kelulusan SNMPTN dan SBMPTN Rp150 juta    
c. Penerimaan senilai 10.000 Dolar Singapura
d. Penerimaan dari Ruslan Ali Rp150 juta
e. Penerimaan senilai Rp500 juta
f. Penerimaan dari Heryandi senilai Rp650 juta

2. Tahun 2021 sebesar Rp4,38 miliar
a. Penerimaan dari Sulpakar Rp400 juta
b. Penerimaan senilai Rp200 juta 
c. Penerimaan dari Mahfud Santoso Rp650 juta
d. Penerimaan dari Wayan Mustika Rp250 juta
e. Penerimaan dari Putu senilai Rp250 juta 
f. Penerimaan senilai Rp200 juta 
g. Penerimaan senilai Rp75 juta
h. Penerimaan dari Wayan senilai Rp250 juta
i. Penerimaan dari Budi Sutomo senilai Rp200
j. Penerimaan dari Sulpakar Rp250 juta
k. Penerimaan dari Mukrie melalui Mualimin Rp400 juta
l. Penerimaan dari Ariyanto Munawar melalui Mualimin Rp100 juta
m. Penerimaan dari Asep Sukohar Rp300 juta
n. Penerimaan senilai Rp150 juta
o. Penerimaan dari Dawam Raharjo Rp60 juta 
p. Penerimaan senilai Rp50 juta
q. Penerimaan dari Asep Sukohar Rp200 juta
r. Penerimaan dari Muhartono melalui Mualimin Rp250 juta
s. Penerimaan melalui Mualimin senilai Rp150 juta

3. Tahun 2022 sebesar Rp950 juta
a. Penerimaan dari Supriyanto Husin Rp300 juta
b. Penerimaan dari Sulpakar Rp300 juta 
c. Penerimaan dari Maulana melalui Mualimin Rp100 juta
d. Penerimaan dari I Wayan Mustika melalui Budi Sutomo Rp250 juta.

Bagikan