Ali Imron Sebut Idealnya Bonus Atlit PON Papua Sudah Diberikan

Terkini.id, Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ali Imron menyatakan hak para altet Lampung berupa bonus buat yang menang pada kejuaraan PON XX Papua 2021, seharusnya telah diberikan mengingat pesta olahraga itu sudah selesai. Dia pun kaget ketika ditanya wartawan, soal ketertundaan bonus atlet PON XX itu,

“Saya baru tahu bonus atlet PON Papua belum teralisasi, idealnya bonus itu sudah di bagikan,” kata Anggota Komisi V DPRD Lampung, Ali Imron Selasa, 05 April 2021.

Lebih lanjut Cak Im sapaan akrabnya mengaku jika informasi itu benar, akan segera ia komuniaksikan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait, dalam hal ini Dispora selaku mitra kerja Komisi V DPRD Provinsi Lampung.

Baca Juga: 50 Mahasiswa Diamankan dalam Aksi Unjukrasa Mahasiswa di DPRD Lampung

“Kita akan segera komunikasikan ke Dispora, kita akan tanya dulu, ada apa dan kenapa kok bisa telat,” kata dia.

Sebab, kata Cak Im, Informasi yang kami terima, semua daerah di Indonesia, sudah merealisasikan bonus itu. “Kita akan tanya, kok kita belum, daerah lain saja sudah,” tegasnya.

Baca Juga: Ali Imron Sosialisasi Perda No 03 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru...

Mengenai besaran bonus, Cak Im mengaku pihaknya tidak mengetahui secara rinci angka bonus per-atlet. Namun, pada prinsipnya, Gubernur Lampung akan merealisasikan sesuai dengan janji yang sudah di sampaikan saat penyambutan kontingen PON Papua pada waktu itu.

“Saya yakin Pak Gubernur komit, dan merealisasikan bonus sesuai yang dijanjikan,” kata Cak Im.

Mengadu ke KONI

Baca Juga: Warga Ngadukan Soal Bantuan Salah Sasaran kepada Anggota DPRD

Sebelumnya, Jumat, 25 Februari 2022 lalu — sejumlah perwakilan pelatih dan atlet Lampung peraih medali di PON XX/2021 Papua pun mendatangi Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung. Mereka menanyakan hak atau bonus yang sampai saat ini tak kunjung cair.

Perwakilan pelatih dan atlet tersebut berasal dari sejumlah cabang olahraga seperti Angkat Besi, Angkat Berat, Bisbol dan Sofbol, Karate, Muaythai, hingga Senam.

Kedatangan para pelatih dan atlet tersebut awalnya bertujuan untuk menemui Ketua Umum KONI Lampung, M Yusuf Barusman. Namun, lantaran yang bersangkutan tidak berada di tempat, mereka kemudian diterima Ketua Harian KONI Lampung, Hanibal dan Sekretaris Umum KONI Lampung, Subeno.

Mewakili para pelatih, Muklas, mengatakan mereka selama ini menunggu pencairan bonus yang sebelumnya sudah diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Lampung di Mahan Agung. Namun ternyata, hingga empat bulan atau sampai saat ini bonus yang dijanjikan tersebut tidak pernah ada kabar.

“Mohon disampaikan kepada Ketua Umum KONI Lampung bahwa kami menunggu hak kami. Selaku pelatih dan atlet kami sudah melaksanakan tugas kami mulai dari Pra PON, hingga PON di Papua dengan sekuat tenaga bahkan dengan berdarah-darah. Tentu kami berhak dong atas bonus sebagai hak kami. Maka dari itu kami ke sini menanyakan hak kami ini. Mohon maaf sebelumnya,” kata Muklas, dalam keterangannya, Sabtu, 26 Februari 2022. (*)

Bagikan