Kawasan Citraland Tak Layak Buat Hunian

kondis rumah yang terkena lonsor
2 rumah Mewah diperumahan Citra Land ambruk

Terkini.id, Bandar Lampung – Peristiwa rumah longsor di pemukiman elit, Citraland (Grup Ciputra) masih jadi perbincangan.

Sejumlah pengamat menilai, kawasan Citraland, Teluk Lampung tidak layak sebagai tempat hunian mengingat lokasinya berada pada perbukitan. Untuk merubah kontur tanah, pihak pengembang melakukan penimbunan dan pengerukan sejumlah bukit.

“Daerah perbukitan dan lereng di Citraland sudah dapat dipastikan rawan longsor. Itu disebabkan tidak ada tutupan lahan untuk menahan longsor tersebut,” kata Direktur Eksekutif Walhi Lampung Irfan Tri Musri, kepada pers, Rabu, 28 Januari 2021. 

Irfan Tri Musri juga menyebut pihak pengembang perumahan Citraland mengabaikan prinsip dasar teknik bangunan.

Dua unit rumah di Perumahan Citraland Lampung (Ciputra Grup) roboh akibat tergerus longsor, pada Senin 26 Januari 2021 lalu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Namun, peristiwa ambruknya rumah mewah itu sempot menyedot perhatian publik. Videonya tersebar di sejumlah media, lantaran mewah bernilai puluhan miliar itu adalah jenis rumah yang di sana masuk jenis Klaster Da Vinci.

Evaluasi
Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Perumahan dan Permukiman sudah mengirimkan surat ke pihak Citraland untuk dimintai keterangan seputar robohnya dua rumah di Citraland. 

“Kami akan memanggil pihak pengelola Citraland untuk memberikan klarifikasi terkait peristiwa rumah longsor ini,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung, Yustam Effendi, Selasa 27 Januari 2021. 

Sementara Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Syahrudin menyatakan sedang mengevaluasi. Baik, Amdal, dan IPL, pun sedang diselidiki. “Jika memang menyalani standar dan membahayakan, minta dihentikan sementara.” kata Syahrudin,  bekas Sekda Lampung Timur itu.

Kejadian longsor tersebut, kata dia, menjadi inspirasi agar selalu taat (terhadap aturan, red), karena di berbagai tempat saat ini banyak terjadi musibah. Semua aspek yang menyangkut keselamatan masyarakat menjadi tanggung-jawab bersama pemerintah. (baim/terkini.id)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Siap Siap, Tata Ruang Kota Mau Dirubah

Fraksi Golkar DPRD Respon Cepat Kasus Jebolnya Tanggul di Negeri Besar Way Kanan

DPR Asal Lampung Ingatkan Soal UU Penjaga Pantai Oleh China

Sidak Komisi V DPRD di BPBD, Sejumlah Alat Komunikasi Bencana Rusak

Bandar Lampung Masih Sering Macet Meski Sudah Ada Pembangunan Flyover

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar