Direktur PT LJU, Aliza dan Keinginannya Punya Asisten Pribadi Cantik

Direksi PT LJU Aliza
.Aliza Gunado dalam sebuah acara talkshow, ekspresi milenial yang masuk jalur pengusaha di PT LJU.

Terkini.id, Bandar Lampung – Aliza Gunado Ladony masih menjadi perbincangan publik. Direktur Bisnis PT Lampung Jasa Utama, sebuah perusahaan (BUMD) milik Pemda Lampung ini, menuai kontroversi bukan karena kinerjanya yang bagus tapi idenya untuk memiliki seorang asisten pribadi yang cantik dan pintar. 

Dia diterpa isu miring soal sekertaris pribadi. Dia menyebar rekruitmen melalui pesan di instagram (IG) terkait rencana untuk memilik sekertaris pribadinya ke orang-orang yang dia nilai cakap, seperti Muli Meranai, dan putri Indonesia.

Cara Aliza yang nyleneh itulah yang kemudian dianggap publik sebagai yang tidak lazim dilakukan seorang tokoh publik, sekelas Direktur PT LJU, ditambah kini dia masih lajang (belum berkeluarga).

Namun demikian, pemuda kelahiran Bandarjaya, Lampung Tengah ini membantah tudingan tersebut. Dia mengatakan bahwa informasinya tidak utuh.

Mengenai rencana perekrutan asisten direksi, dia nyatakan baru sebatas rencana dan belum terlaksana kembali hingga saat ini. 

“Saya tegaskan perekrutan tersebut bukan untuk perekrutan sebagai sekretaris perusahaan (bukan corporate secretary) namun untuk asisten pribadi (personal asisten) sehingga tidak dibebankan kepada perusahaan, ” kata Aliza, kepada Bandar Lampung.Terkini.id, Senin 11 Januari 2021.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik enam direksi BUMD Lampung di Woodstairs Cafe, Jumat, 6 November 2020. Lampost.co/Umar Robani

Rencana rekrutmen ini dilakukan secara pribadi oleh masing – masing direksi yang merasa perlu atau membutuhkan dalam membantu sebagai personal asisten.

“Dengan demikian beban atas biaya seorang personal asisten direksi tersebut akan di tanggung/dibebankan/keluarkan oleh masing2 direksi sendiri yang merasa membutuhkan personal asisten. Bagi yang belum perlu ya tidak dilakukan perekrutan tersebut,” Aliza menjelaskan.

Rencananya itu, masih kata Aliza sudah pernah koordinasi dan meminta saran dengan beberapa praktisi hukum bila rekrutmen ini tidak melanggar dan sah-sah saja. 

Namun bila merujuk undang-undang No.13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pada pasal 35 ayat 1 “pemberi kerja yang memerlukan tenaga kerja dapat merekrut sendiri tenaga kerja yang dibutuhkan atau melalui pelaksanaan penempatan tenaga kerja”. 

“Saran  dan masukan dari beberapa pihak atas apa yang terjadi, kami ucapkan  terimakasih  dan akan kami jadikan koreksi,” kata Aliza.

Rencana tersebut bila dianggap tidak berkenan,  walau tidak membebani perusahaan.

Aliza Gunado Ladony (40) salah seorang yang terpilih jadi direksi BUMD Lampung. Dia merupakan mantan Waketum PP AMPG (Angkatan Muda Pembaharuan Golkar), sehingga saat seleksi beberapa lalu sempat diisukan sebagai “direksi pesanan” Gubernur Lampung.(*/baIM)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Siap Siap, Tata Ruang Kota Mau Dirubah

DPR Asal Lampung Ingatkan Soal UU Penjaga Pantai Oleh China

Sidak Komisi V DPRD di BPBD, Sejumlah Alat Komunikasi Bencana Rusak

Mengejutkan, Baswaslu dan KPU Diskualifikasi Hasil Pilkada Eva -Deddy

Ali Imron, Masuk DPRD Provinsi Lampung Lagi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar