Zaiful Gugat Hasil KPUD, Dawam Sebut Ini Kemenangan Rakyat Lamtim

Dawam Raharjo, bupati Lamtim
Dawam dan Azwar Hadi, pasangan bupatiLampung Timur terpilih dalam Pilkada 2020

Terkini.id, Bandar Lampung – Dawam Raharjo dan Azwar Hadi tampaknya masih belum bisa tenang meski KPUD sudah menyatakan menang dalam Pilkada kabupaten Lampung Timur.

Rival politiknya, Zaiful Bokhari – Sudibyo masih berkeras bahwa ada ketidakadilan dalam proses Pilkada. Pihak nomor urut dua itu menduga ada politik uang yang membuatnya dia kalah.

Sebagai calon bupati incumbent dia merasa dikadali, dikalahkan dan oleh karena itu pasangan yang diusung PDIP, PKS, dan Gerindira tersebut berencana menggugat. 

“Temuan dugaan praktik politik uang telah kami laporkan ke Panwascam. Selebihnya akan kami jadikan laporan susulan atau pendukung,” kata Benny Purbaya, kuasa hukum Zaiful Bokhari dalam keterangan tertulis yang diterima Bandarlampung, terikini.id, Rabu, 16 Desember r 2020.

KPU Lampung Timur menetapkan nama Dawam dan Azwar Hadi sebagai Bupati Lempung Timur

Dari temuan tim Zaiful – Sudibyo, praktik politik uang diduga terjadi di 17 dari 24 kecamatan di Lampung Timur. Bukti-bukti dugaan politik uang itu pun disebut telah dilaporkan kepada pengawas pemilu di tingkat kecamatan.

Menurut Benny, kliennya juga sangat dirugikan karena banyak suara hilang. “Bila mereka dinyatakan terbukti menjalankan money politics maka mereka bisa didiskualifikasi dari kontestasi pemilihan kepala daerah,” kata Benny.

Dalam rapat pleno rekapitulasi hasil Pilkada 2020 Lampung Timur yang digelar Ahad lalu, 13 Desember 2020, Dawam-Azwar unggul dengan 210.606 suara atau 39,65 persen. Sedangkan Zaiful-Sudibyo berada di urutan kedua dengan 202.519 suara atau 38,12 persen. Adapun pasangan calon nomor urut 1, Yusron Amirullah-Benny Kisworo meraih 118.103 suara atau 22,23 persen.

Keputusan hasil pleno ini tertuang dalam surat keputusan KPU Nomor 1084/PL.02.6-KTP/1807/KPU-Kab/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Lampung Timur 2020 yang dibacakan Ketua KPU Lampung Timur, Wasiat Jarwo Asmoro dalam rapat pleno terbuka.

Zaiful Bokhari merupakan Bupati Lampung Timur inkumben, sedangkan pasangannya, Sudibyo adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Timur. Keduanya diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera.

Sedangkan paslon nomor 1 Yusran Amirullah-Benny Kisworo diusung Partai NasDem dan Partai Demokrat. Adapun Dawam Rahardjo-Azwar Hadi diusung Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional.

Kemenangan yang diraih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember 2020, kata Dawam Raharjo, bukan karena kehebatan dirinya, tetapi karena kepercayaan masyarakat dan merupakan kehendak Allah SWT serta merupakan kemenangan masyarakat Lampung Timur. Dia berharap, pendukungnya tak perlu merayakanya secara berlebihan, efiora yang nantinya justru berdampak negatif ditengah protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. 

Lampung Tengah
Selain Lampung Timur, Pilkada serentak di Kabupaten Lampung Tengah juga terjadi gugatan. Pasangan yang digugat adalah Musa Ahkmad – Ardito Wijaya, diusung Partai Golkar, PKB, Demokrat, dan PAN. Pasangan Musa – Dito menang telak berdasarkan hasil perhitungan KPU setempat.

Namun, hasil perolehan suara Musa-Dito belakangan digugat oleh kelompok calon Nessy, dan melaporkanya ke Bawaslu. 

Tim Hukum pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nessy Kalviya-Imam Suhadi, Alian Setiadi mengatakan, pihaknya telah melampirkan barang bukti TSM di 17 kecamatan dari 28 kecamatan di Lampung Tengah. 

Diketahui, 17 dari 28 Kecamatan yang mendasari dugaan ini, yakni kecamatan Anak Tuha, Anak Ratu Aji, Terbanggibesar, Punggur, Kalirejo, Selagai Lingga, Gunungsugih dan Pubian. 
 
Selanjutnya kecamatan Seputih Raman, Seputih Surabaya, Bandar Mataram, Kotagajah, Bumiratu Nuban, Bumi Nabung,  Way Pengubuan dan Padangratu.

Padahal, Musa Akmad – Dito sudah mendapat ucapan selamat dari calon incumben, yakni Loekman Joyohadikusomo. 

Bahkan, dalam pertemuan hari Selasa, 15 Desember 2020, antara Musa, Dito, dan Lukman, telah ada kespakatan mereka akan saling dukung dalam pemerintahan Musa-Dito di masa mendatang.

“Lukman siap untuk bersama-sama dengan Paslon 02 itu memberikan sumbangsih fikiran dan tenaga untuk pembangunan Lamteng lima tahun ke depan,” kata Nyoman Suryana, seorang tokoh Golkar di Lampung Tengah.

Tak sampai di situ, Loekman juga mengajak seluruh masyarakat Lamteng untuk melupakan pemilihan bupati dan wakil bupati Lamteng yang sudah berlalu.

Menurutnya, saat ini adalah memberikan support untuk membangun daerah, dan kembali bersatu sebagai masyarakat Lamteng. (NN)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Siap Siap, Tata Ruang Kota Mau Dirubah

DPR Asal Lampung Ingatkan Soal UU Penjaga Pantai Oleh China

Sidak Komisi V DPRD di BPBD, Sejumlah Alat Komunikasi Bencana Rusak

Direktur PT LJU, Aliza dan Keinginannya Punya Asisten Pribadi Cantik

Mengejutkan, Baswaslu dan KPU Diskualifikasi Hasil Pilkada Eva -Deddy

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar