Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Ustad Kondang Sjekh Ali Jabir

Sjekh Ali Jabir dan tersangka dalam penusukan

Terkini.id, Bandar Lampung – Penyelidikan kasus penusukan Syekh Ali Jaber masih berlanjut. Hari ini, Kamis, 17 Septerber 2020, Kepolisian Daerah Lampung mengelar rekontruksi untuk mengurai rekaman peristiwa menggeger tersebut.

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menyatakan rekontruksi akan dilakukan dan terbuka untuk pers. Dalam rekontruksi itu, sambung Argo, polisi ingin melihat peristiwa insiden tersebut secara runut dan utuh yang diperagakan langsung oleh pelaku.

“Penyidik mengagendakan Kamis akan dilakukan rekonstruksi,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Rabu, 16 Septermber 2020.

Pelaku, Alpin Andrian (24), tersangka penusukan terhadap Syekh Ali Jaber di halaman Masjid Falahuddin, Jl. Tamin Sukajawa, Kecamatan TanjungkarangBarat, Kota Bandarlampung, pada hari Minggu (13/9) sore, itu kini telah dijerat pasal berlapis.

Pasal berlapis, mulai dari pasal percobaan pembunuhan, pembunuhan, dan penganiayaan menyebabkan luka berat. “Jadi ancaman hukumannya hukuman mati, atau seumur hidup,” kata Argo.

Penyidik Polda Lampung yang disupervisi langsung oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi.

“Ada dari pihak keluarga, saksi TKP dan juga saksi dari panitia,” tegas Argo. Selain itu, penyidik juga telah melakukan gelar perkara dan menaikkan status peristiwa penusukan ke tahap penyidikan, termasuk telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Bandarlampung. (*bin/terikini.id)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Siap Siap, Tata Ruang Kota Mau Dirubah

Fraksi Golkar DPRD Respon Cepat Kasus Jebolnya Tanggul di Negeri Besar Way Kanan

Kawasan Citraland Tak Layak Buat Hunian

DPR Asal Lampung Ingatkan Soal UU Penjaga Pantai Oleh China

Sidak Komisi V DPRD di BPBD, Sejumlah Alat Komunikasi Bencana Rusak

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar