Banyak Pejabat Lampung Bandel Keluar Kota, DPRD Sewot !

Migrum Gumay
Banyak pejabat daerah di Lampung nekat lakukan bepergian keluar kota. DPRD sewot

Terkini.id, Bandar Lampung – Banyak penjabat Lampung membandel. Mereka masih nekat melakukan kunjungan kerja keluar kota tanpa mengirauhkan bahaya peredaran wabah Covid 19 yang kini menghantui warga Lampung.

Padahal, Gubernur Arinal Djunaidi telah mengeluarkan larangan bagi pejabat bepergian keluar keluar kota yang daerah tersebut masuk dalam zona merah.

Gubernur Lampung No 900/2421/V.02/2020 tentang penundaan berpergian Pimpinan Daerah dan Pejabat Pemerintah Daerah ke Daerah Zona Merah Covid-19.Larangan itu berlaku untuk Pimpinan Daerah dan Pejabat Pemerintah Daerah ke Daerah.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Mingrum Gumay kaget. Ia menyatakan telah menerima surat edaran Gubernur Lampung dan telah menindaklanjutinya dengan surat serupa kepada kalangan DPRD. “Aneh ya, padahal sebagian mereka kunjungan kerja cuma mau foto-foto dan pulang,” kata anggota DPRD asal PDIP ini.

Isi surat edaran DPRD, kurang lebih sama —membatasi para anggota legislatif untuk tidak memasuki zona merah di provinsi manapun atau yang memberlakukan PSBB. “Tentang pembatasan perjalanan dinas,’ kata Mingrum Gumay, Jumat ,17 September 2020.

Pernyataan lebih keras, disampaikan Yanuar Irawan. Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan mengakui masih banyak koleganya di lembaga legislatif yang nekat bepergian ke luar kota/provinsi dengan status zona merah/PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Mbok ya ditahan dulu kenapa, kan masih bisa kunjungan kerja dilakukan nanti-nanti,” kata Yanuar Irawan ditemui usai rapat paripurna di DPRD, hari Rabu, 16 September 2020.

“Dsana sudah sangat jelas bahwa dilarang untuk berpergian dan jangan sampai nanti kita kena juga dan menularkan kepada yang lain,” katanya.

Surat edaran ini menurut Yanuar, dikeluarkan dengan tujuan untuk mengimbau masyarakat baik itu legislatif ataupun kepala daerah di kabupaten/kota, untuk tidak melakukan perjalanan ke zona merah, kecuali betul-betul krusial.

“Mohon maaf kalau bahasa kasarnya, kalau lu kena penyakit lu kena sendiri deh, jangan bawa-bawa. Kan dia abis dari sana masuk kantor lagi, nah kalo dia bawa virus maka otomatis akan menularkan ke yang lainnya,” tambahnya. (rizal/terkini.id)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Siap Siap, Tata Ruang Kota Mau Dirubah

Fraksi Golkar DPRD Respon Cepat Kasus Jebolnya Tanggul di Negeri Besar Way Kanan

Kawasan Citraland Tak Layak Buat Hunian

DPR Asal Lampung Ingatkan Soal UU Penjaga Pantai Oleh China

Sidak Komisi V DPRD di BPBD, Sejumlah Alat Komunikasi Bencana Rusak

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar