Walikota Herman HN Tanggapi Penundaan THR PNS

Walikota Bandar Lampung Herman HN
Walikota Herman HN dalam sebuah acara kedinas (ist)

Terkini.id, Bandar Lampung – Polemik dana THR sebesar Rp38 miliar masih jadi polemik. Walikota Bandar Lampung Herman HN menyatakan tunjangan hari raya ASN di lingkungan Pemkot terhambat karena sumber anggarannya dipotong Pemerintah Pusat.

Menurut Herman HN, jumlah THR untuk ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung mencapai Rp38 miliar. Sementara Pemerintah Pusat terus-menerus memotong anggaran Pemkot, hingga terakhir bernilai Rp27 miliar dalam sebulan.

Herman HN menyatakan hal itu, Kamis 4 Juni 2020, dalam sidang paripurna LKPJ dan penetapan sejumlah raperda di Gedung DPRD Kota Bandarlampung.

Ia membantah isu pengalihan dana THR untuk pegawai negeri di lingkungan Pemkot setempat guna membayar insentif RT, Bhabinkatibmas dan Babinsa.

“THR pegawai itu senilai Rp38 miliar tentunya tak sebanding dengan total insentif bagi RT, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang Rp9 miliar,” kata dia.

Walikota dua periode ini menegaskan bahwa THR semua ASN-nya pasti akan dibayarkan ketika DAU dari Pemerintah Pusat cair.

Sebab untuk menalanginya juga keuangan Pemkot saat ini sedang kolaps.

“Namun tunjangan kinerja (Tukin) mereka tetap kita keluarkan untuk menutupi THR sebesar Rp10 M,” kata dia.

Herman juga mengungkapkan bahwa saat ini pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandarlampung mengalami penurunan drastis selama masa pandemi COVID-19 menjadi Rp300 juta dari sebelumnya Rp1.5 M per hari.

Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi dihubungi terpisah, Jumat 5 Juni 2020 menyebut anggaran Pemkot, terutama DAU, dipotong Pemerintah Pusat karena Wali Kota tidak memenuhi permintaan penyesuaian anggaran. Kalau hal itu dilakukan, DAU tetap turun. (baim/terkini.id)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Perindo Dukung Yusuf Kohar. Kekuatan Eva dan Rycko Mulai Dipreteli

Yusuf Kohar : Saya Pasti Maju Pilkada Meski Banyak yang Ragu

Bakal Ramai, Putra Dubes RI Ikut Maju di Pilkada Bandar Lampung

Demokratisasi PAN Dinilai Memudar, Abdullah Fadri Nyatakan Ikut Amien Rais

Eva Dwiana Tidak Dipanggil Fit and Propert Test PDIP, Ada Apa ?

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar