Unik, Polwan Berpakaian Adat Sambil Bagi Masker

Polda Lampung
Seorang Polwan mengenakan pakaian adat mengenakan masker ke warga (ist.)

Terkini.id, Bandar Lampung – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Telukbetung, Bandar Lampung punya cara unik dalam aksi melawan penyebaran Covid 19, yakni mengenakan busana adat sambil membagi masker.

Para polisi wanita (Polwan) tampail dengan pakaian adat khas Lampung, sambil membagi masker, dan nasi kotak di beberapa jalan protokol.

Si wanita (Polwan) memakai busana adat khas Lampung, kain kebaya bermotif tapis, lengkap dengan siger ukuran besar di kepala, lalu wajahnya berbalut masker.

Bisa dibayangkan betapa panas, karena mereka berada diterik matahari.

Sasaran bantuan adalah warga dan para pengguna jalan yang sedang mengantre BBM di SPBU Garuntang, Telukbetung Selatan.

Jika kedapatan wanita yang berusia lanjut, si Polwan membagikan memberinya paket sembako, atau bingkisan kado yang berisi masker, dan hand sanitizer, sebagai salah satu alat pelindung diri dalam melawan virus corona atau covid 19.

UNIK: Polwan punya cara unik dalam melakukan sosialisasi penanggulangan virus Corona.

Aksi bagi masker dengan baju adat Lampung ini menarik banyak simpati warga.

Menurut Kompol Hari Budiyanto, Kapolsek Telukbetung Selatan kegiatan dimaksud adalah bagian dari baksi sosial dan kepedulian Polri terhadap warga masyarakat dan warga lanjut usia.

Selain membagi dipinggir jalan, paket sembako juga dikirim ke rumah rumah warga yang secara ekonomi mengalamai kesusahan.

Di Bandar Lampung, jumlah pasien yang terjangkit Covid 19 paling besar dibandingkan 14 wilayah kabupaten lain. (RON-Terkini.id)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Artis Vernita Syabilla Ditangkap di Hotel Novotel

Firmansyah Mundur dari Calon Walikota

Demokrat Usung Yusuf Kohar-Tulus di Pilkada Bandar Lampung

Cakada PDIP Diumumkan, Ternyata Ada Nama Kakak Kandung Sudin

Perindo Dukung Yusuf Kohar. Kekuatan Eva dan Rycko Mulai Dipreteli

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar