Para Kader Golkar Mulai Turun ke Desa Lawan Covid19. Lodewijk dan Ririn Bagi Masker dan Sembako

Bagi Sembako
Politisi Ismet Roni ikut turun membagi nasi kota dan alat pelindung diri (APD), di tempat umum (inilampungcom)

Terkini.id, Pesawaran – Ditengah wabah Corona, dua politisi Golkar Lodewijk F. Paulus dan Ririn Kuswantari bagi-bagi sembako dan hand-sanitizer untuk warga kurang mampu, di Pesawaran, Sabtu 10 April 2020.

Menurut Ririn Kuswantari, dampak krisis ekonomi akibat penyebaran virus corona mulai dirasakan sebagian besar warga desa. Suplai barang dan jasa hasil petani terhambat, karena roda ekonomi mereka ikut terdampak.

Sebuah poster yang dibuat tim Lodewijk F Paulus tentang himbauan untuk hidup bersih supaya terhindar virus corona. (Ron/Terkini.id)

Berangkat dari pemikiran tersebut, kata Ririn yang anggota DPRD Provinsi Lampung ini–menginisiasi gerakan sosial bagi-bagi sembako di 4 kabupaten. Yakni, Pringsewu, Pesawaran, dan Kota Metro, sebagai basis konstituen saat Pileg lalu.

Bak gayung bersambut, Sekjen DPP Partai Golkar H. Lodewijk F. Paulus, lalu mengirimkan ribuan peralatan pelindung diri (APD), untuk mengantisipasi terjadi penyebaran virus corona atau covid 19 ke desa-desa.

H. Lodwijk F. Paulu merupakan anggota DPR RI dari Lampung I, meliputi: Bandarlampung, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Metro, Pesisibarat, dan Lampung Barat.

Ribuan hand-sanitizer, masker, dan vitamin C, kemarin dibagikan untuk masyarakat Pesawaran, dan Pringsewu agar mereka tidak terdampak wabah yang kini telah menjadi pandemi.

Wakil Ketua DRD menyarahkan alat kehsehatan
Wakil Ketua DRD menyarahkan alat kesehatan

“Kami melakukan edukasi, memberikan infomasi langsung door to door mengenai pentingnya hidup bersih, dan pemakaian masker,” kata Ririn Kuswantari yang turun mengetuk rumah dari pintu ke pintu warga desa Halangan Ratu, Negerikaton, Pesawaran.

Di Pesawaran, pembagiannya dilakukan dikediaman ketua DPD Partai Golkar Yuzak. Pada acara tersebut, Ali Imron mewakili H. Lodewijk F. Paulus menyerahkan APD (alat pelindung diri) Covid-19 kepada para pamong desa, tokoh masyarakat, dan sembako para warga masyarakat.

Hadiri pihak Uspika setempat; Pamong desa, pihak unsur kepolisian, dan para Babinsa. (*)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Siap Siap, Tata Ruang Kota Mau Dirubah

Fraksi Golkar DPRD Respon Cepat Kasus Jebolnya Tanggul di Negeri Besar Way Kanan

Kawasan Citraland Tak Layak Buat Hunian

DPR Asal Lampung Ingatkan Soal UU Penjaga Pantai Oleh China

Sidak Komisi V DPRD di BPBD, Sejumlah Alat Komunikasi Bencana Rusak

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar